AMIK TUNAS BANGSA Pematangsiantar Kirim 5 Pemakalah Mahasiswa Dan 35 Peserta Mahasiswa Pada Seminar ReadyStar 2018

AMIK TUNAS BANGSA Pematangsiantar Kirim 5 Pemakalah Mahasiswa Dan 35 Peserta Mahasiswa Pada Seminar ReadyStar 2018

Acara seminar ReadyStar (Regional Development Industry & Health Science, Technology and Art of Life) 2018 yang berlangsung di Politeknik Kimia Industri (PTKI) Medan, 24 maret 2018, Mempertemukan beberapa bidang ilmu dalam satu seminar bermula dari Obrolan santai tentang bagaimana menyatukan beberapa bidang ilmu tersebut dalam satu meja dengan membahas implementasi bidang ilmu tersebut dalam dunia keseharian kita. Dengan diprakarsai oleh Bapak Ir. Suhelmi I T M, Kemudian Menjalin Kerja Sama Dengan Perguruan Tinggi Politeknik Teknologi Kimia Industri, Politeknik Ganesha Medan, Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia (Ati-Cm), Politeknik Tanjungbalai Dan Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara diwujudkanlah Seminar ReadyStar yang panitianya diketuai oleh Bpk, Ir. Irwansyah, MM dari PTKI Medan.

Dengan mengundang dua pembicara yang memang pakar dibidangnya, Bapak Profesor Dr. Muhammad Zarlis sebagai pakar Teknologi Informasi dari Universitas Sumatera berbicara tentang Perkembangan Informasi yang menuju dunia Digital. Kehidupan kita pelan – pelan tapi pasti, Keniscayaan bahwa kehidupan sekarang mulai beralih ke Teknologi Cloud. Bagaimana teknologi sekarang ini benar benar mengalami Revolusi yang sangat pesat dan kita sebagai generasi Digital ini harus siap dan mengantisipasi semuanya atau kita akan semakin mengalami kemunduran.

Pembicaraan berlanjut dengan Bapak Prof Ilmi Abdullah yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pengembangan Kawasan Industri Medan (KIM) Persero mengupas tuntas dunia Industri terutama Wilayah Sumatera Utara, seperti KIM, Kawasan Industri Sei Mangkey, Kawasan Industri Kuala Tanjung. Topik Industri dan Informatika terkupas tuntas dengan Implementasi pada beberapa kawasan Industri yang memang bergerak seiring dengan perkembangan Teknologi. Kawasan Industri Medan kemudian bermetamorphosis menjadi Kawasan Industri Modern.Antusiasme audiens terlihat banyaknya pertanyaan yang timbul dari rasa ingin tahunya masyarakat institusi. Yang terpuaskan dengan jawaban dari dua Profesor yang menjadi Narasumber.

Dalam hal ini AMIK TUNAS BANGSA melalui Ketua LPPM Tunas Bangsa Pematangsiantar (Agus Perdana Windarto, M.Kom) mengirim mahasiswa sebagai pemakalah dalam ReadyStar (Regional Development Industry & Health Science, Technology and Art of Life) 2018. Kegiatan ini menjadi agenda penting dalam kegiatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dimana mahasiswa AMIK dan STIKOM Tunas Bangsa Pematarangsiantar diwajibkan ikut kegiatan publikasi artikel dalam seminar nasional yang berkolaborasi dengan dosen di lingkungan AMIK TUNAS BANGSA Pematangsiantar. Berikut ini daftar paper yang dipresentasikan dalam kegiatan ReadyStar (Regional Development Industry & Health Science, Technology and Art of Life) 2018:

Nama Mahasiswa Judul Paper Author 2 Author 3 Author 4
Masduki Nizam Fadly Analisis Metode Promethee Dan Borda Pada Kualitas Pelayanan Perawat Terhadap Pasien Rawat Inap Pada Rumkit PTPN IV Laras Simalungun Anjar Wanto Nani Hidayati Agus Perdana Windarto
Riyani Wulan Sari Aplikasi Rapid Miner dalam Pengelompokkan Kasus Penyakit AIDS berdasarkan Provinsi dengan Data Mining K-Means Clastering Dedy Hartama Indra Gunawan Agus Perdana Windarto
Wiwik Katrina Implementasi Metode K-Means Cluster Dengan Rapid Minner Dalam Mengelompokkan Wanita Berstatus Kawin Eka Irawan Saifullah Agus Perdana Windarto
Mhd Gading Sadewo Penerapan C4.5 Untuk Memprediksi Kepuasan Pasien Terhadap Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Pada Rumkit Tk. IV 01.07.01 Pematangsiantar Agus Perdana Windarto Irfan Sudahri Damanik Dedy Hartama
Karmila Penerapan Data Mining K Means Dalam Mengelompokkan Kasus Penyakit Malaria Berdasarkan Provinsi Dengan Aplikasi Rapidminer Heru Satria Tambunan Sumarno Agus Perdana Windarto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf!! Akses Ditolak Untuk Mengambil Data di LPPM Amik Tunas Bangsa.